Ciri-Ciri dan Cara Mengatasi Anak Kecanduan Game




Para orangtua mesti ekstra ketat mengawasi anak-anaknya dalam bermain game karena apabila anak memainkan game tertentu bisa membuat anak-anak menjadi kecanduan bermain game tanpa batasan. Anak-anak yang kecanduan game mereka seolah-olah berasumsi masa depan mereka ada di dunia game sehingga masa depan yang sebenarnya dianggap tidak penting dan hanya mengganggu aktivitas main game mereka saja, atau istilah kasarnya jangan sampai pelajaran menggangu aktivitas bermain game mereka.

Gejala, Tanda atau Ciri-Ciri Anak-Anak yang Kecanduan  Game :
  1. Main game yang itu-itu saja dan dapat bermain lebih dari 3 jam sehari 
  2. Rela mengeluarkan banyak uang untuk main game tersebut
  3. Prestasi sekolah pada umumnya menurun dan jadi malas belajar
  4. Lebih suka belajar meningkatkan prestasi game daripada sekolah
  5. Lebih dari 1 bulan masih tetap getol bermain game yang sama
  6. Bisa punya teman atau komunitas sesama pecinta game tersebut
  7. Kesal dan marah jika dilarang total bermain game tersebut
  8.  Senang menularkan hobi ke orang lain di sekitarnya 
  9. Sangat antusias sekali jika ditanya masalah game tersebut

Jika orangtua tidak mampu mengontrol anaknya maka anak tersebut bisa terancam masa depannya karena gagal sekolah. Banyak contoh di berita-berita yang memberitakan dampak buruk dari bermain game berlebihan khususnya game online seperti ada beberapa orang yang meninggal di warnet setelah bermain berhari-hari tanpa banyak melakukan aktivitas lain. Ada juga beberapa orangtua muda yang anak bayinya meninggal dunia karena lupa mengurus anak, dan lain-lain.

Lalu pertanyaannya bagaimana mengatasi anak yang kecanduan game? Ada 5 tips yang akan kami bagikan dan bisa anda praktekkan dalam keseharian anda dan anak anda.
  1. Sediakan waktu dan kebersamaan dengan anak lebih banyak, menemani anak di rumah. Jika Anda sangat sibuk, aturlah sedemikian rupa. Anggap saja anak anda sedang “sakit” dan perlu ditemani.
  2. Mengembangkan cara berkomunikasi yang lebih enak dan nyambung dengan anak.
  3. Berusaha memahami kebutuhan anak, termasuk bahasa anak. Menyelami game-game yang dimainkan supaya bisa menjadi pintu masuk anda bicara dengan anak.
  4. Rencanakan waktu untuk makan bersama dan rekreasi bersama. Saat ngobrol dengan remaja yang enak adalah saat situasi mereka juga enak, saat makan dan santai.
  5. Jangan bicara apalagi dengan marah-marah kepada anak saat mereka sedang main game. Hal itu justru membuat mereka bertambah terluka. Berusaha bicara dengan menatap anak dengan kasih sayang.
Semoga  informasi ini bermanfaat bagi anda dan keluarga tercinta anda. Rebut kembali fungsi utama anda, dan cintai anak dengan sepenuh hati kita.(source)
4 Komentar di Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

4 komentar:

Em Albar said...

wah saya ngak kecanduan nie

belum punya isti apa lagi anak

Abed Saragih said...

Kalau ditempat saya Mas anak-anak sudah pada kecanduan game dan sulit memang untuk menguranginya karena hampir setiap hari warnet-warnet dipenuhi anak-anak hanya untuk bermain game online.

Hanif Ardhi said...

Gimana ya cara atasi kecanduannya???Soalnya adik saya(umur 7 thn) sudah kecanduan dan kalo kakak saya lagi mainan baru sekitar 12menit dan adik saya sebelumnya adik saya sudah mainan 2 jam pasti kakak saya suruh gantian.Jadinya saya lihat muka wajah kakak saya penuh marah.Setelah 1 jam ,kakak saya main lagi kejadiannya sama lagi...Ampun deh...Game yg di mainkan sama trus tahun ini......

chartenz alfredo said...

Wah ane udh kecanduan top eleven nih
ciri ciri udh lengkap

Post a Comment

Maaf, komentar anda akan di moderisasi terlebih dahulu
1. Berkomentarlah dengan kata-kata sopan dan tidak menyinggung
2. No sara, No spam, No junkers