Fenomena Baru di Twitter @jajang_nandar

Kalau dulunya twitter di buat heboh dengan lelucon klinik tongfang, dan kebetulan saya sendiri juga ikut menghebohkannya  melalui akun  @klinikTongfang ( sudah vakum,maklum udah garing :D). Kemarin sore dunia per-twitteran kembali dibuat heboh melalui akun @jajang_nandar yang popularitasnya meroket begitu cepat. Bayangkan saja, di sore hari akun ini diikuti oleh 150-an orang dan terus bertambah hingga menjadi 3.000 pengikut lebih hanya dalam hitungan jam. Pukul 16.08 sore ini (28-9-12) jumlah pengikutnya sudah mencapai 13.690 orang dan sampai sekarang masih bertengger di TTI (trending topic indonesia) dengan hesteknya #Terjajang.  bahkan akun-akun besar sekalipun ikut meramaikannya seperti raditya dika, wow konyol, shitlicious dan lain-lain

"Siapakah pemilik akun yang fenomenal ini?"

Kalau dilihat dari bio-nya, namanya adalah Jajang Kusnandar. Foto profilnya adalah seorang pemuda bertato yang berdiri bertelanjang dada di dalam sebuah kamar dengan tatapan mata seribu makna. Informasi lain yang bisa kita dapatkan dari situ adalah bahwa (kemungkinan) Jajang tinggal di Buncit 5. Lantas, apa yang membuatnya begitu fenomenal? Cek saja linimasanya. Sedikit peringatan dari saya sebelum mengecek linimasa @jajang_nandar ini, pastikan bahwa anda sudah fasih membaca dan menyiapkan obat tetes mata di dekat anda, :D :D :D

Pastinya, Jajang Kusnandar ini telah membuat banyak “selebtwit”, alias pemilik akun twitter yang memiliki pengikut ribuan orang, menjadi iri habis-habisan (meski mungkin hanya di dalam hati, hehehe). Bayangkan saja, popularitasnya didapat seolah-olah tanpa banyak upaya seperti muncul di televisi atau membeli pengikut palsu.Lantas, bagaimana bisa sebuah akun yang bukan milik selebritis atau orang terkenal mendadak bisa begitu populer? 

Kesimpuan pertama saya, kita suka dengan keluguan dan kejujuran yang terungkap lewat kicauan-kicauan Jajang. Kita suka dengan ke-apaada-an, dengan orisinalitas. Sayangnya, dunia maya seringkali menyeret kita untuk “jaim”, menjaga citra kita agar nampak positif (baik, bijak, pintar, humoris, dsb.) di sana. Dan, bukankah keluguan (ketulusan, lebih tepatnya) serta kejujuran itu yang membuat Jokowi-Basuki dipilih oleh sebagian besar warga DKI?

Kesimpulan Kedua (semoga saya salah), adalah bahwa kecenderungan kita untuk menganggap diri kita lebih baik dari orang lain, yang bisa berujung pada pem-bully-an. Pendek kata: kita suka menghina kelemahan orang lain. Untuk apa? Salah satunya, tentu saja, untuk menutupi kelemahan kita sendiri. Sebagian (besar?) orang yang mengikuti akun ini mungkin sekedar ingin membaca status-status yang ditulis Jajang dengan tingkat keterbacaan yang minim itu, juga dengan kepolosan yang ia lontarkan. Salah satu contoh saja, ketika ada yang mengomentari ava (avatar, alias foto profil) Jajang, ia justru balik bertanya, apa itu ava, dan meminta penanya untuk menggunakan bahasa Indonesia saja. Satu lagi, Jajang nampak kebingungan ketika banyak sekali mention (sebutan) yang diterimanya, kemudian menuduh orang-orang bersekongkol untuk “menyerang” dia dengan mention-mention itu. Semacam teori konspirasi kecil-kecilan, hehehe.

Ada satu hal yang menarik, yakni ketika ada yang bertanya apakah (warga) Buncit 5 suka tawuran juga, Jajang menjawab dengan gaya khasnya: “w g ska tawuran coz twarun wat pngcut….” Meski bertato dan berwajah (lumayan) sangar, Jajang memiliki prinsip yang patut didengarkan oleh para pelajar yang akhir-akhir ini membuat kehebohan dengan berbagai tawuran yang sampai memakan korban jiwa. Tawuran itu hanya untuk pengecut. Ya, bukankah hanya pengecut yang sukanya berkelahi beramai-ramai, karena ia tak mau memikul tanggung jawab sendiri? Sama seperti anggota dewan yang beramai-ramai hendak memotong kewenangan KPK. Sama seperti mereka yang beramai-ramai menyegel dan merazia tempat-tempat usaha.

Ah, sudahlah, lebih baik kita mengikuti linimasa si Jajang Kusnadar . Siapa tahu, sakit hati kita bisa sembuh tanpa perlu berobat ke klinik Tong Fang. Selamat #Terjajang!

Nih salah satu foto jajang kusnadar hasil kreasi anak twitter: :D



Philip ayus kompasiana dan sedikit tambahan dari Bocah kampoenk
12 Komentar di Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

12 komentar:

Informasi Dunia Samaran said...

artikel yg bagus sekali sob..
izin untuk mengshare ulang ya..


#Salam Selamat

Sang Bocah said...

silahkan kang...ini tulisan mas ayus hanya sedikit tambahan dari saya!!!hehe

agus bg said...

hebat ya langsung cepat terkenal begitu...

Sang Bocah said...

iya gan...bahkan banyak artis-artis yang nge-mention si jajang salut...

Anonymous said...

"Jajang" ada dusta diantara kita hahaha

Agroindustri said...

hebat si jajang jadi selebtwit dadakan

Realitas Kesehatan said...

Jajang Kusnandar hebat

Rudy Arra said...

Iiih Jajang keren banget siih :D. Gila, saya aja yang twitteran dari dulu cuma mentok di angka 180an :D

Sang Bocah said...

hahaha...sabar gan

cerita anak kost said...

wah lugu nie ya bocah, ehhehe, mungkin benar juga analisa ente. soalnya ane sendiri baru tau, maklum jarang eksis ma beginian

♥VPie◥♀◤MahaDhifa♥ said...

. . widichhhhhhhhhhhh,, resepnya apa'n ya?!? kok bisa sampe kayak gitu. he..86x . .

info bola said...

bwaahhahaahaha ini anak cepet banget folowernya -____-
blog nya udah ane folow sob, ditunggu folow back nya :)

Post a Comment

Maaf, komentar anda akan di moderisasi terlebih dahulu
1. Berkomentarlah dengan kata-kata sopan dan tidak menyinggung
2. No sara, No spam, No junkers