Cantik Dari Hati atau Cantik Dari Fisik ?

Setiap wanita yang terlahir ke dunia ini pasti cantik dan memiliki kecantikan diri masing-masing. Kata orang ukuran kecantikan seseorang itu relatif. Ukuran kecantikan juga berubah seiring perkembangan zaman. Dulu wanita yang dibilang cantik adalah perempuan yang berbudi pekerti luhur dan berkhlak mulia. Kecantikan wajah alaminya lebih terpancar dengan inner beauty atau kecantikan akhlaknya tanpa balutan make up. Namun sekarang standardisasi kecantikan seorang wanita telah berubah
Dunia Barat telah berhasil mengubah opini publik terhadap hakikat cantik seorang wanita. Opini yang beredar saat ini adalah, kecantikan wanita terlukis pada putih mulusnya kulit, badan langsing, tinggi badan yang proporsional, dan bagian tubuh yang serba terbuka (sexy). Opini cantik ala Barat ini didukung dengan banyaknya iklan-iklan kosmetik yang dimodeli oleh perempuan-perempuan dengan kriteria fisik sebagaimana tersebut di atas. Tak heran kalau akhirnya mayoritas kaum Hawa ini termakan iklan dan akhirnya berlomba-lomba untuk mempermak tubuh mereka. Berbagai jenis produk pemutih kulit beredar di pasaran. Bermacam-macam solusi untuk melangsingkan tubuh ditawarkan. Begitu juga dengan alat-alat dan obat-obat peninggi badan. Semua itu dilakukan untuk mencapai standardisasi cantik ala Barat. Bahkan tak tanggung-tanggung ada yang sampai melakukan operasi plastik untuk mengubah dirinya terlihat cantik bak model Holywood.

Tak heran jika banyak kaum Hawa yang makin sibuk mempercantik dirinya hingga lupa untuk mempercantik akhlaqnya. Padahal standardisasi penilaian cantik berdasarkan fisik hanyalah kepalsuan, karena di dunia ini tidak ada yang abadi. Ada masanya kecantikan fisik akan pudar kala usia samakin tua. Tak dapat dipungkiri kulit akan semakin keriput seiring dengan bertambahnya umur. 

Walaupun banyak produk anti aging ditawarkan untuk membuat seorang perempuan tampak awet muda, itu hanyalah topeng belaka. Uban satu per satu akan tumbuh menggantikan helaian rambut yang dulunya hitam. Ada yang mengakali uban dengan mancabutinya satu-persatu. Siap-siap saja memiliki kepala botak karena semua rambut yang putih dicabutin. Ada juga yang mencoba menyemir dan mewarnai rambutnya dengan warna hitam atau warna lainnya untuk menyembunyikan uban. Tapi, tetap saja uban akan terus bermunculan dan warna hitam semir akan memudar. Lalu sebenarnya bagaimanakah cantik yang hakiki?

Definisi cantik yang hakiki adalah perempuan yang berakhlak mulia dan menutup auratnya. Kecantikan sebenarnya adalah kecantikan yang terpancar dari dalam jiwa atau inner beauty. Wanita cantik adalah wanita yang menutup auratnya. Dan tipe wanita seperti ini adalah wanita cerdas, karena dia berhasil memilih busana yang menyejukkan jiwa bukan busana pemancing nafsu. Dia juga wanita yang eksklusif, karena hanya mahram-nya saja yang bisa melihat kecantikannya.


Tak perlu dipersoalkan lagi, pasti semua wanita ingin terlihat cantik secantik-cantiknya. Wajar kalau banyak wanita yang berusaha untuk mempercantik dirinya. Tapi saudariku, yang lebih afdhol adalah mepercantik diri sesuai dengan tuntutan Islam. Dan cantik apabila sesuai deangan syariat Islam akan menjadi ibadah. Berikut ini ada tips-tips mempercatik diri luar dalam secara Islami :
Supaya wajah selalu terlihat segar dan berseri, basuhlah wajah minimal 5 kali sehari dengan air wudhu. Setelah berwudhu jangan langsung dikeringkan dengan handuk, biarkan kering sendiri. Kemudian ambil peralatan sholat, laksanakan sholat, berdzikir dan berdo’a. Berwudhu juga dapat menjaga kelembaban wajah lho!

Untuk menghilangkan stress , salah satu penyebab kerut di wajah, perbanyaklah olahraga. Kalau tidak sempat untuk olahraga, maka cukup dengan memperbanyak sholat. Sholat yang wajib ditambah dengan nafilah-nya. Karena ketika sholat seluruh tubuh telah digerakkan.

Untuk menjaga bibir agar tetap lembab, hiasilah bibir dengan lantunan dzikir, sholawat, dan tilawatul Qur’an. Berdzikir juga membuat hati tidak gersang. Jangan lupa untuk selalu tersenyum dan menjaga lisan dari perkataan yang tidak baik.

Agar berat badan tubuh tetap terjaga dan langsing, lakukan diet yang teratur dan tidak menyiksa ala Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu dengan shaum setiap hari senin dan kamis. Bagi yang kuat, lebih baik lagi berpuasa seperti yang dicontohkan Nabi Daud ‘alaihissalam, berpuasa satu hari, dan berbuka satu hari. Pola makan juga harus dijaga dengan selalu memakan makanan halal. Perbanyak sayuran, buah-buahan dan air putih.

Daripada menghabiskan uang untuk membeli anti aging yang harganya sama dengan harga bakso 20 mangkok, lebih baik bangun di sepertiga malam terakhir. Dengan bangun di sepertiga malam terakhir, lalu sholat tahajud dapat membuat awet muda. Setelah sholat tahajud jangan dilanjutkan tidur lagi, tapi ambil mushaf dan bacalah. Insya Allah di pagi hari badan akan terasa segar.

Dan kunci yang paling utama adalah optimis dan katakan pada diri sendiri : “Aku tetap cantik tanpa balutan kosmetik!“ Yakinlah bahwa diri Anda akan senantiasa terlihat cantik walaupun tanpa kosmetik. Percayalah kecantikan yang hakiki adalah kecantikan hati dan akhlak seorang perempuan, bukan sekedar topeng blush on, maskara, lipstick, dan compact powder. Yang terpenting adalah cobalah untuk mensyukuri nikmat yang Allah berikan. Saudariku, bersyukurlah Allah telah menciptakan tubuh kita dengan sempurna tanpa kekurangan satu apapun. Saudariku, yakinlah bahwa Allah telah menciptakan kita dengan sebaik-baik bentuk. Kita tidak perlu susah-susah mengubah bentuk tubuh yang telah Allah anugerahi kepada kita. And trust that you are beautiful how the way you are! Percayalah bahwa kamu cantik bagaimana pun keadaanmu! Dan semua perempuan terlahir dalam dengan kecantikan khas-nya masing-masing. Nggak percaya? Silahkan coba…;D
Wallahu a’lam bishowab

By : Nadhiva Zahra
1 Komentar di Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

1 komentar:

Gadis Cantik said...

Gambar yang Pertama Paling Cantik *-^

Post a Comment

Maaf, komentar anda akan di moderisasi terlebih dahulu
1. Berkomentarlah dengan kata-kata sopan dan tidak menyinggung
2. No sara, No spam, No junkers