Seperti yang sudah diketahui bahwa bulan Ramadan adalah bulan penuh dengan berkah. Kegiatan amal yang dilakukan seorang muslim saat Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya. Bahkan, tidurnya orang berpuasa juga berpahala. Banyak sekali para ustad atau da’i yang menyampaikan dakwah bahwa tidur orang yang berpuasa adalah ibadah dan mendapat pahala. Bahkan para ulama mengatakan bahwa hal itu dijelaskan pada hadits Nabi Muhammad SAW. “Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah. Diamnya adalah tasbih. Do’anya adalah do’a yang mustajab. Pahala amalannya pun akan dilipatgandakan,” arti dari hadist Nabi mengenai tidur di bulan Ramadan. Hadist ini sering memunculkan pertanyaan apa hukumnya tidur saat puasa?
1. Tidur Seharian dan Tidak Bangun Saat Waktu Shalat
Tidur seharian dan tidak bangun untuk melaksanakan shalat adalah termasuk perbuatan maksiat dan dibenci oleh Allah SWT. Karena sesungguhnya shalat lima waktu hukumnya wajib. Meski dia sedang berpuasa, tetap dia akan mendapat dosa karena lalai dalam shalatnya.
2. Tidur dan Bangun Untuk Shalat
Hukum seorang yang tidur tetapi bangun untuk menjalankan shalat secara berjamaah kemudian tidur lagi adalah sia-sia (mubah). Tidur ini tidak membatalkan puasanya, hanya saja tidur ini sia-sia karena sesungguhnya masih ada kegiatan yang lebih baik daripada tidur.
Terkait dengan hal di atas, satu hal yang patut disayangkan, yaitu banyak orang yang biasa untuk bergadang di bulan Ramadhan, ketika mendekati fajar mereka makan sahur kemudian tidur sepanjang hari atau sebagian besarnya. Mereka meninggalkan shalat, padahal shalat lebih ditekankan dan lebih wajib daripada puasa. Bahkan puasa tidak sah bagi orang yang tidak shalat. Tentu, hal ini merupakan perkara yang sangat berbahaya sekali. Oleh sebab itu bergadang yang menyebabkan orang tidak bisa bangun untuk menunaikan shalat adalah bergadang yang hukumnya haram. Lebih-lebih jika bergadang tersebut di isi dengan perbuatan yang sia-sia, main-main atau perbuatan yang haram tentu perkaranya lebih berbahaya lagi. Perbuatan dosa akan lebih besar dosanya dan lebih parah bahayanya ketika dikerjakan di bulan Ramadhan, demikian juga ketika dikerjakan di waktu-waktu atau tempat-tempat yang memiliki keutamaan
Kesimpulannya, tidur saat berpuasa memang merupakan ibadah. Tapi, kita tidak boleh tidur sepanjang hari apalagi sampai melupakan waktu shalat karena masih ada kegiatan yang lebih bermanfaat. Ingat! Islam tidak pernah menyuruh umatnya untuk bermalas-malasan. Jadi, tidak ada alasan untuk bermalas-malasan (tidur) di saat menjalankan ibadah puasa.Semoga Allah menganugerahi setiap langkah kita di bulan Ramadhan penuh keberkahan. Segala puji bagi Allah yang dengan segala nikmatnya, segala kebaikan menjadi sempurna.

Hehehe, saya banget nih. Kadang-kadang (sering juga sih) sampe terlewat waktu shalat.
ReplyDeletesorry, klo ga salah itu hadist palsu
ReplyDeletepernah tayanhg perdana di RCTI tentang hadist palsu
btw saya baru denger loh ada yang bilang ttg tidur itu ibadah :)
soalnya selam aini ga pernah denger soal hadist begituan sih ;)
wah jadi tersindir nih, :D
ReplyDeleteHehehe tergantung yaa mas ... :D
ReplyDeletebener banget tuh gan :D
ReplyDeleteSama seperti pak Djangkaru, saya juga merasa tersindir nih. Hobi saya tidur juga.haha
ReplyDeleteDulu kalau kerja malam saat berpuasa. Siangnya ane tidur seharian. Bangun pun saat mau sholat dhuhur.
ReplyDeletetidur itu emg ibadah mas gak harus bulan puasa,. kalo di bulan puasa kita tidur , .. sebentar boleh kali ya...
ReplyDeletehukumnya jd wajib, kl lg ngantuk saat berkendara.... hehe, OOT...
ReplyDeleteOrang yang puasa tapi tidak sholat, sebenernya puasanya sia-sia. Karena yang utama kan sholat.
ReplyDeletesetuju banget...alangkah baiknya kalau waktunya dimaksimalkan untuk beribadah ya, jangan cuma tidur seharian :)
ReplyDeleteyang benar nih??
ReplyDeleteBerkunjung lagi. Udah bangun belum nih? hehehe. Salam blogwalking ceria
ReplyDeletetidur saat puasa tidak ibadah karena hadist yang digunakan adalah hadist doif
ReplyDelete