Entah mengapa perasaan saya malam ini begitu campur aduk ( manis, asem, asin, pahit, pedas dan lain sebagainya) . yah mungkin inilah yang dinamakan galau tingkat Dewa *asyik* :D , kenapa ? karena malam ini saya tiba-tiba terbayang kenangan saya di rantau dulu (samarinda), dengan seorang gadis lokal sebut saja namanya "bunga". Sebelum meninggalkan samarinda saya sempat menulis surat yang sampai sekarang belum pernah terkirim. setelah setahun lebih berlalu, surat ini masih tersimpan rapi dalam
Untuk kamu Yang selalu mondar-mandir dalam pikiranku
Dengan tangan gemetaran, ku coba menulis satu demi satu kata cinta yang selama ini terpendam. Surat ini akan mewakili mulutku yang selalu diam saat berhadapan denganmu. Aku mencoba menyembunyikan perasaan ini sendiri. Namun kini kurasa kau harus tahu semua ini.
Aku mengagumimu dan mencintaimu lebih dari satu kata bahkan kalimat maupun paragraph. Kau adalah sosok luar biasa yang hadir dalam hidupku. Walau kata teman-temanku tak ada yang spesial dari kamu, namun ku tetap kukuh dengan kekagumanku padamu.
Kau bukan cinderella atau putri raja yang menjadi pujaan para pria.
Kau bukan Mahasiswi teladan yang selalu mendapat IP 3 koma.
Kau bukan artis atau penyanyi yang selalu tampil memukau dan sempurna di televisi .
kau bukan anak orang kaya yang banyak harta.
Namun kau mampu membawaku pada rasa kagum dan cinta ini.
Aku mengagumimu lebih dari kau bayangkan. Jangan tanya kenapa…karena sampai detik ini pun aku tak tahu. Tapi kuberharap tak akan pernah menemukan jawabnya. Karena ku sangat nyaman dengan ketidaktahuan ku ini. Mungkin inilah yang namanya cinta??? Tapi aku tak dapat menyimpulkannya secepat itu.
Hanya surat ini yang mampu saya tinggalkan, sebelum saya meninggalkan kota kelahiranmu, kota kebangganmu, dan kota tempat kamu dan keluarga-keluargamu tinggal SAMARINDA . Dan semoga kelak kita dapat bertemu lagi, mungkin bulan depan, mungkin tahun depan , mungkin 10 tahun lagi, Atau bahkan kita tidak akan bertemu lagi untuk selama-lamanya.
Salam Perpisahan
Dengan tangan gemetaran, ku coba menulis satu demi satu kata cinta yang selama ini terpendam. Surat ini akan mewakili mulutku yang selalu diam saat berhadapan denganmu. Aku mencoba menyembunyikan perasaan ini sendiri. Namun kini kurasa kau harus tahu semua ini.
Aku mengagumimu dan mencintaimu lebih dari satu kata bahkan kalimat maupun paragraph. Kau adalah sosok luar biasa yang hadir dalam hidupku. Walau kata teman-temanku tak ada yang spesial dari kamu, namun ku tetap kukuh dengan kekagumanku padamu.
Kau bukan cinderella atau putri raja yang menjadi pujaan para pria.
Kau bukan Mahasiswi teladan yang selalu mendapat IP 3 koma.
Kau bukan artis atau penyanyi yang selalu tampil memukau dan sempurna di televisi .
kau bukan anak orang kaya yang banyak harta.
Namun kau mampu membawaku pada rasa kagum dan cinta ini.
Aku mengagumimu lebih dari kau bayangkan. Jangan tanya kenapa…karena sampai detik ini pun aku tak tahu. Tapi kuberharap tak akan pernah menemukan jawabnya. Karena ku sangat nyaman dengan ketidaktahuan ku ini. Mungkin inilah yang namanya cinta??? Tapi aku tak dapat menyimpulkannya secepat itu.
Hanya surat ini yang mampu saya tinggalkan, sebelum saya meninggalkan kota kelahiranmu, kota kebangganmu, dan kota tempat kamu dan keluarga-keluargamu tinggal SAMARINDA . Dan semoga kelak kita dapat bertemu lagi, mungkin bulan depan, mungkin tahun depan , mungkin 10 tahun lagi, Atau bahkan kita tidak akan bertemu lagi untuk selama-lamanya.
Salam Perpisahan
Kalau ada yang nanya apakah saya masih punya perasaan sama si doi?
Jawabnya: iya, kenapa?Entahlah :D :D :D

yang ditulis pake warna merah tuh sepertinya menyinggung sob -__-
ReplyDeletewah, mungkin suratnya belum di tulis kali gan... #ngakak
ReplyDeletesurat cinya kang , ,jadi keinget masa lalu pas SMP yang mau ngirim surat pertama kali
ReplyDeletewahh cinta"an ini :??
ReplyDeletesebut saja namanya "bunga", untung gak ada kalimat tambahan : ukuran dadanya 36B...\
ReplyDeleteentah kenapa gue ngira ini kaya cerita dewasa jadinya :P
gak berani ngasih suratnya gara2 ngerasa gak ganteng ya :P
@edots: malah karena gue ngerasa ganteng bgt,makanya gue gk kasih ..takutnya si doi gk berani nerima cowok seganteng gue #Halah (alibi)
ReplyDeleteSayang banget itu surat gak di kirim ke sido,i gan..
ReplyDeleteJelas saja suratnya gk terkirim, belum dikasih perangko rupanya. Hahaha..
ReplyDeleteSedih jg baca suratnya.
So Sweet.. mudah2an yg dituju juga blogger dan bisa baca kata hatimu yg tertunda.... hehehe
ReplyDeleteMantep mas..
ReplyDelete. . yachhhhhhhhhh,, jawabnya kok entahlah. pasti karena cintanya masih melekat kan?!? he..86x . .
ReplyDelete